Pizaro Gozali İdrus
31 Mei 2018•Update: 31 Mei 2018
Pizaro Gozali
JAKARTA
Indonesia menyatakan siap berperan serta dalam menyelesaian konflik Suriah yang kini sudah berlangsung selama tujuh tahun.
“Indonesia siap dilibatkan secara aktif dalam penyelesaian konflik Suriah,” jelas Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam rapat kerja dengan DPR, Kamis di Jakarta.
Menteri Retno mengatakan Presiden Joko Widodo sudah menyurati anggota Dewan Keamanan dan Sekjen PBB untuk menyuarakan keprihatinan atas kondisi di Suriah.
“Indonesia mendukung dialog inklusif dan demokratis serta menghindari cara-cara militer,” kata Menteri Retno.
Indonesia, kata Menteri Retno, juga mendukung utusan khusus PBB untuk mendorong gencatan senjata dan mengirim bantuan kemanusiaan
“Indonesia mengutuk dugaan penggunaan senjata kimia siapapun itu pelakunya,” jelas Menteri Retno.
Menteri Retno mengatakan konflik di Suriah telah berkembang menjadi war by proxy dan berpotensi melahirkan foreign terrorism fighter.
Suriah telah dirundung konflik sejak perang sipil meletus pada Maret 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menyerang aksi demonstrasi kelompok pro-demokrasi dengan brutal.
Menurut pejabat PBB, konflik tersebut telah menewaskan ratusan ribu jiwa.