Rhany Chairunissa Rufinaldo
30 September 2019•Update: 01 Oktober 2019
Mostafa Malih Ahisali
ISTANBUL
Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif pada Senin membantah laporan yang mengatakan negaranya memberikan konsesi minyak jangka panjang ke China.
"Iran memberikan diskon harga minyak ke China, tetapi tidak untuk jangka panjang seperti yang dikatakan beberapa berita," kata Zarif kepada kantor berita resmi IRNA.
"Menandatangani perjanjian strategis antara kedua negara selama 25 tahun adalah usulan Iran. Upaya sedang berlangsung dan kami belum mencapai kesepakatan yang bisa diumumkan," tambah dia.
Pekan lalu, Amerika Serikat memberlakukan sanksi baru pada warga negara dan entitas China atas dugaan mengangkut minyak mentah Iran.
Ketegangan antara AS dan Iran meningkat setelah Presiden Donald Trump mengundurkan dari pakta nuklir dunia Mei 2018.
Sejak itu, Trump melancarkan kampanye untuk membatalkan perjanjian, termasuk penerapan kembali sanksi terhadap minyak mentah Iran yang dicabut sebagai bagian dari perjanjian.
China adalah salah satu dari tujuh negara, bersama dengan Taiwan, yang pada awalnya diberikan keringanan untuk sanksi minyak, tetapi pemerintahan Trump menolak untuk memperbarui kesepakatan yang berakhir pada 2 Mei.
*Bassel Barakat berkontribusi pada berita ini dari Ankara