Erric Permana
14 April 2018•Update: 15 April 2018
Omid Shamizi
ISTANBUL
Pemerintah Iran memberikan izin kepada pesawat pengebom milik Pemerintah Rusia menggunakan pangkalan udaranya di Hamedan untuk mengisi bahan bakar.
Hal ini diungkap oleh Editor dari Kantor Berita Tasnim yang merupakan Media ‘semi-official’ Pemerintah Iran.
Direktur Isu Pertahanan Kantor Berita Tanim Hossein Dalirian melalui akun twitternya mengatakan Pmerintah Iran telah menyetujui pesawat pengebom milik Rusia untuk menggunakan wilayah udara Iran dan mendarat di Pangkalan Udara Nojeh di Provinsi Hamedan untuk mengisi bahan bakar atas permintaan Moscow.
Hingga kini pihak Pemerintah Iran belum secara resmi menanggapi hal itu.
Dalirian lewat akun Twitternya juga menyatakan permintaan Rusia itu disampaikan saat dilakukannya pertemuan rahasia utusan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pemimpin Tertinggi Keamanan Nasional Iran Ali Shamkhani.
Pada 10 April lalu, utusan khusus Presiden Rusia untuk Suriah Alexander Lavrentiev melakukan kunjungan dadakan ke Ibukota Iran, Tehran.
Dalam kunjungannya itu, Lavrentiev melakukan pertemuan tertutup dengan Shamkhani.