Maria Elisa Hospita
10 Maret 2020•Update: 11 Maret 2020
Muhammet Kursun
TEHERAN
Iran telah mengkarantina kota pelabuhan Chabahar karena penyebaran virus korona.
Menurut kantor berita IRNA, akses masuk dan keluar Chabahar, yaitu di Provinsi Sistan-Baluchestan, telah ditutup.
Selama masa karantina, penduduk Chabahar pun dilarang meninggalkan rumah mereka.
Sementara itu, Kota Nishabur di Provinsi Razavi-Khorasan kini siaga merah.
Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei juga membatalkan sejumlah agendanya.
Sebagai upaya mengatasi penyebaran Covid-19, sejumlah negara menutup perbatasannya dan menangguhkan perjalanan darat dan udara dengan negara-negara yang paling terdampak, termasuk China, Iran, Italia, dan Korea Selatan.
Virus korona, yang secara resmi dikenal sebagai Covid-19, telah menyebar ke lebih dari 90 negara.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), jumlah kematian global akibat wabah itu mencapai sekitar 3.800, dengan sekitar 110.000 kasus dikonfirmasi.
Setelah menyatakan wabah itu sebagai darurat kesehatan global, bulan lalu WHO meningkatkan peringatan global dari "berisiko" menjadi "sangat berisiko".
*Ditulis oleh Firdevs Bulut