Rhany Chairunissa Rufinaldo
10 Juli 2019•Update: 11 Juli 2019
Abdul Jabbar Abu Ras
TEHERAN
Presiden Iran Hassan Rouhani pada Rabu mengatakan bahwa Inggris akan menerima akibat dari penyitaan kapal tanker minyak Iran di Gibraltar pekan lalu.
"Saya memperingatkan Inggris bahwa Anda adalah inisiator rasa tidak aman di lautan dan Anda nantinya akan memahami dampaknya," kata Rouhani dalam pernyataan yang dikutip oleh media lokal.
Pemerintah Inggris mengatakan kapal tanker minyak itu diyakini membawa dua juta barel minyak mentah ke Suriah, melanggar sanksi Uni Eropa terhadap rezim Bashar al-Assad.
"Musuh sedang mencari cara untuk menciptakan rasa tidak aman di wilayah itu sehingga melanggar wilayah udara Iran dan tentu saja, menghadapi tanggapan tegas. Dan di sisi lain, mereka menangkap kapal tanker minyak Iran dengan proksi yang merupakan tindakan yang sangat salah," kata Rouhani.
"Pasukan Inggris menyita kapal ini di Gibraltar secara tidak adil," tambah dia.