Astudestra Ajengrastrı
28 Mei 2018•Update: 28 Mei 2018
Nour Abu Aisha dan Hani al-Shaer
GAZA CITY, Palestina
Tiga warga Palestina tewas saat Israel mengebom wilayah selatan Jalur Gaza pada Minggu, menurut Kementerian Kesehatan.
Melalui sebuah pernyataan, juru bicara kementerian Ashraf al-Qidra mengatakan Hussein al-Amor, 25 tahun, dan Abdul Halim al-Naqah, 28 tahun, tewas ketika bom menyerang perbatasan timur kota Khan Younis di selatan Jalur Gaza tersebut.
Korban ketiga, yang diketahui sebagai Naseem al-Amor, 25 tahun, meninggal dunia karena luka-luka yang dideritanya beberapa saat kemudian.
Juru bicara angkatan bersenjata Israel Avichay Adree, berkata tank Israel mengincar menara pengawasan milik Hamas yang ada di Jalur Gaza selatan.
Dia beralasan pemboman itu merupakan respons dari serangan bom yang meledak di dekat pagar pembatas antara Jalur Gaza dan Israel.
Pada Sabtu, pesawat udara Israel menyerang dua markas Hamas di Gaza, meski tak ada korban tewas dilaporkan.
Sejak 30 Maret, lebih dari 115 warga Palestina tewas dan ribuan lainnya terluka karena tembakan tentara Israel dalam protes anti-pendudukan di sepanjang perbatasan Gaza.
Para demonstran meminta hak para pengungsi untuk pulang ke rumah mereka di Palestina, setelah mereka diusir paksa pada 1948 supaya Israel bisa mendirikan negara baru mereka.