Ekip
13 Mei 2022•Update: 13 Mei 2022
ISTANBUL
Otoritas Israel pada Kamis menyetujui pembangunan 4.000 unit permukiman baru di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Beberapa media Israel, termasuk Haaretz, mengatakan Dewan Tinggi Perencanaan dan Pembangunan Israel - sebuah badan resmi Israel yang mengawasi pembangunan permukiman di wilayah pendudukan Palestina - menyetujui pembangunan unit perumahan baru.
Unit-unit baru akan dibangun di permukiman Betar Illit yang ada di barat daya Yerusalem, permukiman Elkana di barat laut Tepi Barat, permukiman Doliv di barat laut Ramallah, Kiryat Arba di timur Hebron, dan lainnya, menurut media Israel.
Yordania mengecam pengumuman Israel yang mengatakan akan membangun unit permukiman baru sambil terus menghancurkan rumah-rumah milik warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki di selatan.
Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Kementerian Luar Negeri Yordania Haitham Abu Alfoul mengatakan negaranya menolak dan mengutuk tindakan ini sebagai tidak sah dan ilegal.
Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan dan menganggap semua kegiatan pembangunan permukiman Yahudi di sana dianggap ilegal.
Menurut Israel dan Palestina, ada sekitar 650.000 pemukim yang tinggal di 164 pemukiman dan 116 pos terdepan di Tepi Barat, termasuk di Yerusalem yang diduduki.