Maria Elisa Hospita
19 Oktober 2018•Update: 19 Oktober 2018
Abdelraouf Arnaout
YERUSALEM
Israel telah mengerahkan pasukan dan sejumlah tank ke zona perbatasan Gaza-Israel untuk menghadapi unjuk rasa mingguan, pada Jumat, untuk memprotes blokade Israel atas Palestina yang telah berlangsung selama 12 tahun.
Otoritas Penyiaran Israel (IBA) melaporkan bahwa tentara "dalam jumlah besar" bergerak ke arah selatan, wilayah Israel yang berbatasan langsung dengan Gaza.
“Respons tentara Israel di sepanjang pagar pembatas akan berubah dengan pengiriman kendaraan, senjata, dan pasukan di sekitar Gaza,” kata IBA.
Pada Kamis, Kabinet Keamanan Israel menginstruksikan militer untuk meningkatkan keamanannya selama menghadapi aksi protes warga Palestina yang telah berlangsung selama tujuh bulan.
Sejak aksi protes dimulai pada 30 Maret, lebih dari 200 warga Palestina tewas di dekat zona pembatas - sementara ribuan lainnya terluka - karena ditembaki tentara Israel.
Para demonstran Palestina menuntut "hak pulang" ke rumah dan kampung halaman mereka di Palestina, dari mana mereka diusir pada 1948 untuk membuka jalan bagi pembangunan negara Israel.
Mereka juga menuntut diakhirinya blokade Israel di Jalur Gaza, yang telah menyebabkan krisis ekonomi dan menyebabkan sekitar dua juta penduduknya kekurangan komoditas pokok.