Rhany Chairunissa Rufinaldo
19 Oktober 2018•Update: 19 Oktober 2018
Shadi Khan Saif
KABUL, Afghanistan
Pemerintah Afghanistan pada Jumat mengumumkan akan menunda pemilihan parlemen yang akan datang di Kandahar setelah terjadi baku tembak mematikan pada Kamis di provinsi tersebut.
Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh istana kepresidenan, Dewan Keamanan Nasional negara itu mengambil keputusan untuk menunda pemungutan suara di provinsi ini menyusul permintaan penduduk Kandahar dan rekomendasi Komisi Pemilihan Independen.
Sedikitnya dua pejabat kunci, polisi dan kepala intelijen provinsi itu, tewas dalam baku tembak yang diklaim oleh Taliban sehari sebelumnya di hadapan komandan utama AS Jenderal Austin Scott Miller.
Penembakan dramatis di tempat yang diduga paling aman -- di luar kantor gubernur -- menghebohkan negara pada Kamis sore.
Kepala polisi Jenderal Abdul Raziq tewas karena tembakan yang diduga dilakukan oleh penyusup Taliban, Gulbuddin, yang menyamar sebagai pengawal gubernur provinsi, panglima militer Afghanistan Jenderal Mohammad Sharif Yaftali mengatakan kepada wartawan di Kabul pada Kamis malam.
Kementerian Dalam Negeri mengklarifikasi bahwa gubernur Zalmay Wesa terluka, sementara anggota intelijen provinsi, Abdulmomin Hassankhail, telah dikonfirmasi tewas.
Insiden itu terjadi di luar kantor gubernur provinsi di kota Kandahar beberapa saat setelah Panglima AS untuk Afghanistan Jenderal Austin Scott Miller meninggalkan kantor menggunakan helikopter, setelah pertemuannya dengan pejabat keamanan setempat.
Tak lama setelah rincian dari serangan infiltrasi muncul, Presiden Mohammad Ashraf Ghani muncul di Televisi Radio nasional Afghanistan untuk meyakinkan warga, terutama penduduk provinsi Kandahar, tentang langkah-langkah pemerintah untuk memastikan keamanan.
Raziq, kepala polisi yang dibunuh, telah menjabat sejak 2011 setelah pendahulunya, Khan Mahammad Mojayed, tewas dalam bom bunuh diri.
Dia sebelumnya telah selamat dari puluhan upaya pembunuhan.
Raziq telah dinobatkan sebagai pembawa perdamaian ke selatan Afghanistan dengan operasi-operasinya melawan Taliban dalam hampir satu dekade di Kandahar.
Dia dikebumikan di Provinsi Kandahar pada Jumat.