Muhammad Abdullah Azzam
07 Januari 2019•Update: 07 Januari 2019
Zeynep Tüfekçi
GAZA
Pesawat tempur Israel pada Senin dini hari menghantam titik pangkalan militer Hamas di daerah Bait Lahya di utara Jalur Gaza.
Tentara Israel mengungkapkan dalam sebuah pernyataan bahwa sebuah roket yang diluncurkan pada malam hari dari Jalur Gaza ke wilayah pantai ashkelon, Israel berhasil dimusnahkan di udara oleh sistem pertahanan udara Israel, Iron Dome.
Sementara kelompok-kelompok Palestina di Jalur Gaza menekankan tak melakukan serangan roket tersebut.
Belum ada laporan korban tewas akibat serangan Israel tersebut, menurut sumber-sumber medis Palestina di Gaza.
Tentara Israel mengumumkan telah melancarkan 865 serangan udara di Jalur Gaza yang diblokade sepanjang tahun 2018.
Berdasarkan laporan yang dirilis pada 31 Desember lalu, militer juga menghancurkan 15 terowongan lintas-perbatasan di Gaza dalam periode yang sama.
Laporan itu tidak menyebutkan jumlah warga Palestina yang menjadi korban serangan, razia, dan pembongkaran terowongan.
Menurut laporan yang sama, faksi-faksi perlawanan Palestina yang berbasis di Gaza menembakkan sekitar 1.000 roket ke wilayah Israel, 250 di antaranya dicegat, dan 45 lainnya jatuh di area permukiman Israel.
Militer juga mengklaim bahwa serangan-serangan yang dilakukan oleh orang-orang Palestina di Tepi Barat yang diduduki dan Jalur Gaza yang diblokade menewaskan 16 orang Israel (tujuh personel keamanan dan sembilan pemukim) dan 199 luka-luka.