Maria Elisa Hospita
17 Mei 2018•Update: 18 Mei 2018
Turgut Alp Boyraz, Mustafa Deveci
YERUSALEM
Kementerian Luar Negeri Israel telah memanggil Umut Deniz, utusan urusan luar negeri sementara Turki di Tel Aviv, pada Rabu.
Dalam sebuah pernyataan, kementerian menyatakan ketidaknyamanan mereka pada Deniz mengenai dugaan perlakuan tidak terhormat ke Duta Besar Israel untuk Ankara Eitan Naehe selama perjalanannya.
Pada Selasa, Turki meminta Naehe untuk meninggalkan negara itu "untuk sementara waktu" setelah kekerasan dan pembunuhan oleh tentara Israel terjadi di sepanjang perbatasan Gaza.
Naehe yang bertolak ke Tel Aviv dari Bandara Internasional Ataturk Istanbul pukul 11.30 pagi (0830GMT) pada Rabu dengan pesawat Turkish Airlines, didampingi oleh seorang petugas keamanan pribadi dan beberapa staf konsulat.
Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, sejak Senin, setidaknya 62 demonstran asal Palestina tewas dan ribuan lainnya terluka ditembak pasukan bersenjata Israel di sepanjang perbatasan Gaza.
Ribuan warga Palestina berunjuk rasa di perbatasan timur Jalur Gaza untuk memprotes pendudukan Israel dan relokasi Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.
Sejak aksi protes dimulai pada 30 Maret, lebih dari 100 demonstran tewas tertembak.
Pekan lalu, pemerintah Israel mengklaim aksi protes yang sedang berlangsung itu sebagai "situasi perang", sehingga hukum kemanusiaan internasional tidak berlaku.