Muhammad Abdullah Azzam
21 Februari 2018•Update: 21 Februari 2018
Afra Aksoy
YERUSALEM
Pasukan Israel menahan 20 warga Palestina setelah melakukan penggerebekan tengah malam di Tepi Barat, Selasa.
Para warga Palestina itu ditahan karena "diduga terlibat aktivitas terorisme," kata militer melalui sebuah pernyataan.
Pasukan Israel sering menggerebek rumah-rumah warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, lalu menahan warga dengan berbagai tuduhan.
Menurut data Palestina, sekitar 6.400 warga Palestina berada di penjara Israel, termasuk puluhan perempuan dan 300 anak di bawah umur.
Sekitar 450 orang dari jumlah itu "ditahan secara administratif" dan tidak menghadapi tuntutan atau persidangan.
Selain itu, terdapat 12 anggota Dewan Legislatif Palestina, yang secara teori bersifat sebagai parlemen Palestina, yang juga ditahan Israel.
Pasukan Israel sering melakukan sweeping di Tepi Barat dengan alasan mencari "kriminal" Palestina.