Abdul-Raouf Arnaout
26 Desember 2017•Update: 27 Desember 2017
Abdul-Raouf
RAMALLAH, Palestina
Pasukan Israel telah menahan 30 warga Palestina dalam serangan malam yang dilakukan di Tepi Barat pada Minggu, menurut militer Israel.
Dalam sebuah pernyataan Senin, pihak militer mengatakan bahwa orang Palestina tersebut telah ditahan untuk diinterogasi atas dugaan keterlibatan mereka dengan apa yang digambarkannya sebagai kegiatan "teroris populer".
Menurut pihak militer, delapan dari mereka yang ditahan berasal dari desa Qasra di bagian utara Tepi Barat.
Militer Israel sering melakukan penangkapan besar-besaran di Tepi Barat yang mereka duduki dengan dalih mencari orang-orang Palestina yang sudah jadi "target".
Menurut tokoh resmi Palestina, lebih dari 6.400 warga Palestina saat ini ditahan di fasilitas penahanan di seluruh Israel.
Penangkapan terakhir terjadi di tengah ketegangan yang sedang berlangsung di wilayah Palestina menyusul keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada 6 Desember yang mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.