Muhammad Abdullah Azzam
08 April 2019•Update: 08 April 2019
Qays Abu Samra, Ayşe Sümeyra Aydoğdu
RAMALLAH
Tentara Israel menangkap Muhammad al-Tamimi, saudara laki-laki dari Ahed al-Tamimi gadis berusia 17 tahun yang dijuluki “gadis pemberani Palestina”.
Ibu Ahed al-Tamimi, Neriman al-Tamimi mengungkapkan bahwa tentara Israel yang menggerebek rumahnya pada pagi hari telah menahan anak laki-lakinya yang merupakan adiknya Ahed.
Ibu al-Tamimi mengungkapkan tentara Israel tak memiliki alasan apa pun saat menahan putranya itu. Tujuan Israel hanya untuk mematahkan upaya perlawanan keluarganya terhadap penjajahan Israel.
Sang ibu juga mengatakan bahwa putranya mengalami patah tulang di tangan kanannya ketika ditahan oleh pasukan Israel.
Selain itu, ibu Neriman melakukan siaran langsung melalui akun media sosialnya pada saat pasukan Israel mengepung rumahnya dan menahan putranya Muhammad al-Tamimi.
Ahed al-Tamimi remaja Palestina yang menjadi simbol perlawanan Palestina menentang pendudukan Israel.
Pada 2012, al-Tamimi dianugerahi Penghargaan Keberanian Hanzala oleh Kota Basaksehir di Istanbul karena keberaniannya menentang tentara Israel yang mengangkap saudara laki-lakinya.
Kala itu, Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan (kini presiden Turki) dan istrinya sudah menunjukkan dukungan mereka kepada al-Tamimi dengan menemui gadis itu di Istanbul.