Muhammad Abdullah Azzam
13 Februari 2018•Update: 13 Februari 2018
Hacer Başer
NABLUS
Sejak hari Minggu malam hingga kini tentara Israel menutup pintu masuk desa Baita di selatan Nablus dengan alasan sebuah bom molotov telah dilemparkan ke daerah pemukiman Yahudi.
Pejabat otoritas Baita Fuad Meali mengatakan kepada wartawan Anadolu Agency, akibat insiden pada malam Ahad kemarin, tentara Israel telah menutup pintu masuk utama desa dengan timbunan tanah dan balok beton besar.
Meali mengatakan kendaraan-kendaraan yang mengangkut sayuran dari dalam desa tak dapat menyalurkan ke daerah sekitarnya karena pintu masuk utama ditutup total oleh tentara Israel.
Para siswa dan pegawai juga terhalangi aktivitasnya karena pintu masuk utama desa tersebut ditutup. Mereka harus menempuh jalan yang jauh untuk pergi ke sekolah dan tempat kerja.
Pada Ahad malam, pasukan Israel telah menggerebek desa tersebut dengan menggunakan gas air mata.