Rhany Chairunissa Rufinaldo
29 April 2020•Update: 30 April 2020
BERLIN
Para peneliti dari perusahaan bioteknologi Jerman mulai menguji kemungkinan vaksin Covid-19 pada manusia.
"Dua belas relawan penelitian diberi beberapa dosis calon vaksin BNT162 di Jerman sejak pemberian dosis dimulai pada 23 April," kata BioNTech dalam sebuah pernyataan, Rabu.
Uji coba ini adalah uji klinis pertama dari calon vaksin Covid-19 di Jerman.
Pada bagian pertama dari uji klinis, hampir 200 sukarelawan sehat berusia antara 18 dan 55 tahun divaksinasi untuk mengevaluasi keamanan dan imunogenisitas vaksin serta untuk menentukan dosis optimal untuk penelitian lebih lanjut.
Otoritas regulasi Jerman, Paul-Ehrlich-Institut, menyetujui uji klinis pertama vaksin Covid-19 pada manusia minggu lalu.
Perusahaan BioNTech milik profesor Turki Ugur Sahin dan raksasa farmasi Pfizer bersama-sama mengembangkan calon vaksin, sebagai bagian dari program pengembangan global.
Kedua perusahaan itu juga berencana untuk memulai uji coba calon vaksin BNT162 di Amerika Serikat atas persetujuan regulator.
Para ilmuwan dan peneliti di seluruh dunia berjuang untuk menemukan vaksin untuk virus korona baru yang telah menginfeksi lebih dari 3,12 juta orang di seluruh dunia dan menewaskan lebih dari 217.000 jiwa.
Hingga penemuan itu dicapai, para ahli kesehatan merawat pasien dengan obat anti-malaria, termasuk hydroxychloroquine dan chloroquine, yang telah menunjukkan hasil positif untuk infeksi paru-paru yang berhubungan dengan Covid-19.
Sejauh ini lebih dari 693.000 pasien dinyatakan sembuh dari virus korona di seluruh dunia.