Maria Elisa Hospita
16 November 2019•Update: 17 November 2019
Oliver Towfigh Nia
BERLIN
Juru bicara Kanselir Jerman Angela Merkel di Berlin meminta Arab Saudi untuk memberikan "penjelasan yang lengkap dan kredibel" mengenai kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.
Desakan ini digaungkan sehari setelah penyelidik khusus PBB Agnes Callamard menuding Merkel terlibat dalam pembunuhan brutal wartawan Saudi itu.
"Kami selalu menegaskan bahwa kami masih mengharapkan penjelasan lengkap dan kredibel dari Arab Saudi. Kini sudah setahun berlalu dan kami belum menerimanya," kata Ulrike Demmer kepada Anadolu Agency.
Ketika diwawancarai Business Insider Germany pada Kamis, Callamard menyalahkan penyelidikan mandek karena Merkel dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
"Selain karena kedekatan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, para pemimpin Eropa lainnya, termasuk Angela Merkel dan Emmanuel Macron justru bergabung dengan sandiwara ini. Ini sungguh tidak dapat diterima," tambah dia.
Dalam laporan resminya tentang pembunuhan Khashoggi di Kedutaan Besar Saudi di Istanbul, Callamard menyerukan penyelidikan independen terhadap pejabat pemerintah Arab Saudi, termasuk sang putra mahkota.
Khashoggi dibunuh pada 2 Oktober 2018 oleh tim pembunuh Saudi. Hingga saat ini jasadnya tak pernah ditemukan.