08 Juli 2017•Update: 09 Juli 2017
Erric Permana
JAKARTA
Untuk tema 'perdagangan bebas dan pertumbuhan', satu fokus yg disampaikan oleh Presiden Joko Widodo saat berbicara di Leaders' Retreat Sesi II, Konferensi Tingkat Tinggi G20 di Hamburg Jerman, Jumat, adalah soal reformasi pajak.
Presiden mengapresiasi upaya OECD dan negara G20 dalam mengatasi Base Erosion Profit Shifting (BEPS), memfasilitasi Automatic Exchange of Information (AEoI), dan mengimplementasi Multilateral Instrument (MLI).
Kita, lanjut Presiden, harus memastikan bahwa AEoI dapat mengembalikan kewajiban wajib pajak ke negaranya dan memastikan pertukaran data yang memberikan manfaat.
"Indonesia baru menyelesaikan program tax amnesty sebagai bagian reformasi perpajakan. Dari USD366 miliar aset yang diungkap, sekitar 21 persen adalah aset yang disembunyikan di luar negeri," ucap Presiden Widodo.