Hayatı Nupus
04 Februari 2020•Update: 04 Februari 2020
Barry Ellsworth
TRENTON, Kanada
Pesawat Kanada akan singgah ke Vietnam sebelum melanjutkan perjalanan ke China untuk menjemput 325 warganya.
Pejabat Kanada mengatakan bahwa mereka masih menunggu izin untuk mendarat di Wuhan, pusat penyebaran virus korona baru.
“[Pesawat] ini akan mendarat di Hanoi, Vietnam, dan dikerahkan ke Wuhan, di mana saat ini wilayah udaranya ditutup,” kata para pejabat Kanada pada Senin, dalam sebuah pernyataan.
Staf medis Angkatan Bersenjata Kanada juga berada di dalam pesawat itu.
Seluruh penumpang yang dipulangkan itu akan mendarat di Canadian Forces Base Trenton, Ontario, kemudian menjalani pemeriksaan medis dan karantina selama 14 hari.
Warga Kanada yang memiliki gejala terinfeksi virus Wuhan di China tak akan diizinkan masuk pesawat, kata para pejabat.
“Pemerintah Kanada memperhatikan kesehatan dan keselamatan warga Kanada, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, dengan sangat serius,” kata Menteri Luar Negeri Francois Philippe Champagne.
“Kami tengah berbicara tindakan untuk memulangkan orang-orang Kanada dari Wuhan, China, sambil memastikan langkah-langkah tepat untuk mencegah dan membatasi penyebaran virus korona baru.”
China dikepung virus korona tipe baru atau 2019-nCov dengan pusat epidemi di Wuhan, Provinsi Hubei.
Sejak 23 Januari lalu, China mengisolasi Wuhan dan kota-kota lainnya di Provinsi Hubei setelah virus korona baru merenggut lebih banyak nyawa.
Saat ini tercatat 362 orang tewas di China, dengan lebih dari 17.000 kasus infeksi.