Dildar Baykan Atalay
21 Juni 2023•Update: 23 Juni 2023
BOSTON
Sebuah pesawat pencari militer Kanada telah mendeteksi suara yang mereka duga berasal dari kapal selam yang hilang saat membawa wisatawan bangkai kapal Titanic, kata Penjaga Pantai Amerika Serikat (AS) dalam sebuah pernyataan pada Rabu.
Meski tidak pasti apakah suara itu berasal dari kapal selam tersebut, pernyataan itu mengatakan suara itu terdengar dalam interval waktu 30 menit tetapi belum ada hasil positif di wilayah pencarian.
Kapal selam – yang diberi nama Titan – dengan lima orang di dalamnya memiliki sisa oksigen hanya 28 jam, tambah pernyataan itu.
Lima orang berada di kapal
Di dalam kapal selam Titan terdapat miliarder Inggris Hamish Harding, pemilik Action Aviation, serta pengusaha Pakistan Shahzada Dawood dan putranya Soleiman Dawood, pilot kapal selam Prancis Paul Henry Nargeolet, dan Stockton Rush, pendiri dan CEO OceanGate, yang memiliki kapal dan mengatur misi.
Tiket wisata selama delapan hari, termasuk menyelam untuk melihat reruntuhan Titanic di dalam kapal selam, dipatok seharga USD250.000.
Titanic terletak di dasar Samudra Atlantik, lebih dari 3,2 kilometer di bawah permukaan air.
Kapal pesiar mewah Titanic, diklaim sebagai armada yang "tak dapat tenggelam", berlayar dari Southampton, Inggris, pada 10 April 1912, dengan 2.224 penumpang dan awak, menuju New York.
Pada 15 April, dalam pelayaran perdananya, kapal tersebut tenggelam di perairan Atlantik Utara setelah menabrak gunung es.
Lebih dari 1.500 orang tewas dalam kecelakaan itu, beberapa mati kedinginan. Hanya ada cukup sekoci untuk 1.178 orang di atas kapal. Kemudian kapal Carpathia menyelamatkan 710 orang di lokasi kecelakaan beberapa jam kemudian.
Puing-puing Titanic, subjek dari banyak novel dan film, ditemukan pada 1985 oleh ahli kelautan Robert Ballard, 645 kilometer dari Newfoundland.
Selama penyelaman pada 1987 hingga 2004, banyak barang yang diangkat dari bangkai kapal tersebut.