Megiza Soeharto Asmail
23 Juli 2018•Update: 23 Juli 2018
Islamuddin Sajid
ISLAMABAD, Pakistan
Sebuah ledakan bunuh diri pada hari Minggu diduga menargetkan konvoi kampanye pemilu di provinsi barat laut Pakistan, Khyber Pakhunkhwa. Ledakan itu menewaskan seorang kandidat dan sopirnya, serta melukai lima orang lainnya.
"Seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di dekat kendaraan milik Ikramullah Gandapur di daerah Looni Darbar di distrik Dera Ismail Khan, ketika dalam perjalanan untuk mengikuti pemilihan umum di daerah itu," kata Zahoor Afridi, petugas polisi distrik, kepada Anadolu Agency.
Afridi menambahkan, sopir kandidat itu juga tewas setelah mengalami luka parah dan dilarikan ke rumah sakit.
Gandapur, seorang mantan menteri yang juga merupakan kandidat dari Partai sayap kanan Tehrik-e-Insaf - yang dipimpin atlet yang banting stir menjadi politisi, Imran Khan - juga ambil bagian dalam pemilihan majelis provinsi pada pemilihan 25 Juli mendatang.
Sebelumnya, pada tahun 2013 silam, Israrullah Khan Gandapur, adik laki-laki Gandapur dan mantan menteri hukum di provinsi Khyber Pakhtunkhwa juga menjadi target pembunuhan. Dia tewas dalam serangan bunuh diri pada lima tahun lalu.
Sementara itu, Akram Khan Durrani, mantan Kepala Menteri Khyber Pakhtunkhwa dan seorang pemimpin kunci dari aliansi agama lima partai Muttahida Majlis-e-Amal, berhasil lolos dari upaya pembunuhan di distrik Bannu pada hari Minggu.
Menurut polisi, pria bersenjata tak dikenal menembaki kendaraan Durrani di daerah Mandio, Bannu, ketika dia sedang dalam perjalanan untuk menghadiri pertemuan umum.
Ini adalah serangan kedua terhadap Durrani dalam dua pekan terakhir.
Pada 13 Juli, gerilyawan menargetkan konvoi sepeda motor dan menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai 30 lainnya di Bannu.
Durrani sedang memperebutkan pemilihan umum melawan Khan, yang juga dikenal sebagai mantan bintang kriket, di Bannu.
HIngga kini tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan hari Minggu. Namun, lembaga-lembaga keamanan menuding Taliban Pakistan yang telah lama menargetkan badan-badan keamanan dan warga sipil melalui pemboman bunuh diri.
Pemboman terbaru ini adalah insiden teror kelima yang menargetkan demonstrasi pada pemilihan di Pakistan.
Pada 13 Juli, setidaknya 140 orang, termasuk seorang kandidat, tewas dan lebih dari 150 orang terluka ketika seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya dalam pemilihan umum di barat daya provinsi Balochistan.
Sebelumnya, ledakan bunuh diri yang terjadi saat rapat umum pemilihan umum pada 10 Juli di Peshawar, ibu kota Khyber Pakhtunkhwa, juga telah menewaskan 21 orang yang di antaranya adalah kandidat dalam pemilihan umum kali ini.