Alejandro Melgoza Rocha
MEXICO CITY
Institusi Nasional Pemilihan Umum Meksiko (INE) mengatakan pada malam ini melalui sistem "hitung cepat" bahwa kandidat dari sayap kiri, Andres Manuel Lopez Obrador, menjadi presiden baru negara ini.
Lopez Obrador, yang berasal dari koalisi “Juntos Haremos Historia” (Bersama-sama Kita Mencetak Sejarah) yang terdiri dari partai Morena PES dan Partai PT, meraih 53-53,8 persen total suara; Ricardo Anaya dari gerakan “Por Mexico al Frente” yang dibentuk oleh Partai PAN-PRD-MC mendapatkan 22,1-22,8 persen suara; sementara Jose Antonio Meade dari koalisi “Todos por México” dari Partai PRI-PVEM-Panal mendapatkan sekitar 15,7-16,3 persen suara, dan kandidat independen Jaime Rodriguez meraih sekitar 5,3-5,5 persen suara.
Sesuai prediksi, politisi 64 tahun yang mengikuti pemilihan presiden untuk ketiga kalinya ini unggul dalam penghitungan suara pemilu yang dimulai pukul 08.00 dan ditutup pada pukul 18.00 waktu setempat.
Penghitungan cepat kali ini merupakan statistik yang didapatkan dari pemilih. "Sumber informasi terpercaya dan tercepat", menurut INE.
Dalam beberapa jam ke depan, tahap kedua penghitungan suara akan berlanjut dengan Penghitungan Awal Hasil Pemilihan Umum, yang akan menyediakan gambar-gambar dan data-data pemilih dan TPS, yang prosesnya membutuhkan waktu 24 jam.
Hasil resmi penghitungan suara akan diumumkan pada 4 Juli.
Pemilu bersejarah
Pemilihan Umum pada Minggu ini memilih setidaknya 3.400 kursi (629 kursi pemerintahan federal dan 2.777 kursi pemerintahan lokal), di antaranya adalah 128 kursi senat, 500 kursi di Kamar Deputi di Parlemen, delapan gubernur negara bagian dan pemilihan wali kota ibu kota Mexico City.
Menurut Organisasi Direktorat Eksekutif Pemilihan Umum, sebanyak 156.836 tempat pemungutan suara dibuka di daerah pemilihan berbeda, di 30 dari 32 negara bagian di negara tersebut.
Selama pemilihan umum, sebanyak 29.393 pengawas terlibat, 650 orang dari luar Meksiko dan 80 di antaranya adalah anggota Organisasi Negara-Negara Bagian Amerika (OAS).
Menurut INE, ini adalah pemilihan umum terbesar dalam sejarah Meksiko, karena banyaknya pos (18.000) yang dipilih.
Sebagai tambahan, sampai 28 Juni, 95.953 suara diterima dari luar negeri, 80 persennya dari AS. Ini adalah partisipasi pemilih terbesar dari luar negara tersebut sejak tiga pemilu terakhir: pada 2006 sebanyak 33.111 suara, dan pada 2012 sebanyak 40.961 suara.
--Siapa Lopez Obrador?
Kandidat dari koalisi “Juntos Haremos Historia” ini lahir di Negara Bagian Tabasco dan memulai karir politiknya dengan bergabung dengan beberapa gerakan oposisi.
Obrador sebelumnya sudah pernah bertarung dalam pemilihan presiden pada 2006 dan 2012, mengatakan bahwa negara tersebut dijajah oleh "mafia kekuasaan".
Para pengkritiknya bersikeras bahwa Obrador memiliki hubungan dengan populisme Venezuela, meskipun para pendukungnya menganggap bahwa masa jabatannya sebagai wali kota Mexico City merupakan contoh jelas dari praktik "pragmatisme dengan pandangan sosial".
Anadolu Agency berbicara dengan para pendukungnya, yang mengatakan bahwa Obrador adalah presiden kontemporer kedua Meksiko yang berasal dari sayap kiri, dengan agenda-agenda progresif dan sosial.
Presiden terakhir yang masuk kriteria ini, ujar mereka, adalah Lazaro Cardenas yang mempelopori pengambilalihan perusahaan-perusahaan minyak.
Selama masa penutupan kampanye pada 27 Juni lalu, Lopez Obrador berkata bahwa segera setelah kemenangannya diumumkan, dia akan melakukan rapat kabinet untuk mengerjakan program pemerintahan 2018-2024.
Di antara program-program unggulan yang ditawarkannya adalah proses perdamaian dalam menghadapi situasi kekerasan, yang disebutnya sebagai "pengampunan", di mana dia akan menyatukan korban, organisasi masyarakat sipil, pemimpin agama, dan organisasi-organisasi internasional seperti PBB dan Paus Fransiskus.
Program Obrador yang lain adalah memotong gaji pejabat tinggi pemerintah, membatalkan program pensiun untuk mantan presiden, menjual pesawat kepresidenan, mengurangi jumlah gajinya sendiri, dan meminta "pemerintahan yang berhemat" kepada rekan-rekannya.
*Ahmed Fawzi Mostefai turut melaporkan
news_share_descriptionsubscription_contact



