Maria Elisa Hospita
19 Agustus 2019•Update: 19 Agustus 2019
Faruk Zorlu
ANKARA
Sebuah kapal tanker minyak Iran yang disita pada awal Juli di Gibraltar telah meninggalkan negara itu sejak Minggu malam.
"Sesampainya dua tim teknisi khusus di Gibraltar, kapal itu diperkirakan berangkat Minggu malam," kata Duta Besar Teheran untuk London Hamid Baeidinejad via Twitter.
Pernyataan itu diterbitkan setelah Gibraltar - wilayah luar negeri Inggris - menolak permintaan Departemen Kehakiman Amerika Serikat untuk memulai prosedur hukum baru terkait penyitaan kapal tanker itu.
Pada 4 Juli, Gibraltar telah menahan tanker Grace 1 Iran dengan klaim bahwa kapal itu tengah mengirimkan minyak mentah ke Suriah, yang artinya melanggar sanksi Uni Eropa.
Sebagai tanggapan, Iran juga menyita sebuah kapal tanker berbendera Inggris di Selat Hormuz.
Sejak itu, ketegangan meningkat di wilayah tersebut.
* Tayfun Salci turut melaporkan dari London