Barry Ellsworth
TRENTON, Ontario
Sebanyak 37.000 warga telah dievakuasi sejak Minggu akibat kebakaran hutan di provinsi paling barat Kanada, British Columbia (B.C.).
Diperkirakan 2.900 petugas tengah berjuang memadamkan api. Pihak berwenang meyakini kebakaran ini terjadi setelah serangkaian petir menyambar hutan lebat di provinsi tersebut.
Api menjalar cepat dikarenakan angin kencang dan kondisi udara yang kering. Dalam panggilan konferensi, Minggu, Menteri Perhubungan B.C. Todd Stone mengatakan kepada pers bahwa dengan melihat kondisi lingkungan beberapa minggu ke depan akan ada risiko berkelanjutan.
Diperkirakan CAN$81 telah dialokasikan untuk penanganan kebakaran, kata juru bicara unit pemadam kebakaran Kevin Skrepnek kepada pers dalam panggilan konferensi yang sama.
Karena hutan dan semak yang lebat, kebakaran hutan menjadi masalah tahunan yang kronis. Musim panas 2017, terjadi 552 kebakaran hutan, di mana setengahnya terjadi sejak awal Juli.
Dokter Bonnie Henry, petugas kesehatan provinsi mengatakan bahwa menghirup asap memang berbahaya dan efeknya bisa tidak terlihat untuk beberapa saat.
“Puncak efek dari menghirup asap memang tidak akan terlihat selama berminggu-minggu setelah puncak kebakaran. Asap sudah menjadi masalah,” jelasnya.
Petugas informasi kebakaran Ellie Dupont mengatakan kepada media bahwa ia tidak yakin berapa banyak bangunan yang hangus terbakar hingga saat ini, meskipun api telah menjalar ke beberapa kota
Layanan Pemadam Kebakaran B.C. memperkirakan setidaknya 9.400 hektar terbakar di satu area kebakaran saja.
Menurut laporan media, hingga saat ini tidak ada korban yang terluka parah, namun beberapa petugas pemadam kebakaran telah mendapat perawatan karena luka ringan.