Nani Afrida
09 Maret 2020•Update: 09 Maret 2020
Faruk Zorlu
ROMA
Korban tewas dan kasus baru virus korona baru terus meningkat di seluruh Eropa pada Minggu, telah menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan masyarakat.
Di Italia, angka kematian meningkat menjadi 366, sementara jumlah kasus yang dikonfirmasi telah naik menjadi 6.387 kasus.
Bahkan sekarang kasus yang telah terdaftar lebih banyak dibanding negara lain di luar China.
Di Prancis, jumlah korban tewas naik menjadi 19 dan jumlah kasus yang dikonfirmasi melonjak menjadi 1.126 kasus.
Jerman sebdiri telah mengkonfirmasi 847 kasus dan pejabat di Inggris mengkonfirmasi 273 kasus.
Sementara di Spanyol ada 600 kasus yang dikonfirmasi dan telah menimbulkan korban jiwa sebanyak 17 orang.
Di Swiss, jumlah kasus yang dikonfirmasi meningkat menjadi 332.
Sementara itu, di negara Eropa lainnya dilaporkan korban virus korona naik menjadi 200 di Belgia, 99 di Austria, 73 di Yunani, 26 di Republik Ceko, 35 di Belanda, 15 di Romania, 30 di Portugal, 17 di Rusia, tiga di Slovakia, tiga di Slovakia , tujuh di Hungaria dan 19 di Polandia.
Karena meningkatnya jumlah kasus, Austria telah menghentikan penerbangan dari Korea Selatan, Iran dan kota-kota Italia Milan dan Bologna.
Pertama kali terdeteksi di kota Wuhan, Cina pada bulan Desember, penyakit ini, yang secara resmi dikenal sebagai Covid-19, telah menyebar ke lebih dari 80 negara.
Jumlah kematian global hampir 3.500 dengan lebih dari 100.000 kasus yang dikonfirmasi, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Sebagai bagian dari upaya penanggulangan wabah, pemerintah telah menutup perbatasan dan menunda perjalanan darat dan udara dengan negara-negara yang paling parah dilanda.
Setelah menyatakan wabah sebagai darurat kesehatan internasional pada Januari, WHO bulan lalu memperbarui tingkat risiko global menjadi "sangat tinggi."