Muhammad Abdullah Azzam
09 Maret 2020•Update: 10 Maret 2020
Mustafa Melih Ahishali
ISTANBUL
Jumlah korban tewas akibat wabah Covid-19 di Iran naik menjadi 237 jiwa pada Senin, ungkap Kementerian Kesehatan negara tersebut.
Juru bicara Kemenkes Kianoush Jahanpour menyebut 43 orang meninggal selama 24 jam terakhir, sementara kini kembali muncul 595 kasus baru sehingga jumlah kasus yang dikonfirmasi bertambah menjadi 7.161, lapor kantor berita semi-resmi Iran, ISNA.
Setidaknya 7.161 orang kini mendapatkan perawatan medis, sementara jumlah pasien yang telah dipulangkan mencapai 2.394, ungkap Jahanpour.
Wabah Covid-19 di Iran pertama kali terdeteksi di kota Qom pada 19 Februari.
Sementara itu, Kepala Badan Manajemen Krisis Iran Ismail Najar dikabarkan juga terjangkit virus korona jenis baru ini.
Turki sejak bulan lalu menutup perbatasan daratnya dan menghentikan penerbangan ke Iran.
Selain China, Italia, dan Korea Selatan, Iran juga menjadi negara yang mengalami dampat terburuk sejak wabah penyakit itu muncul pada Desember lalu.
Sebagai bagian dari upaya mengendalikan wabah, Teheran telah mengambil beberapa langkah, termasuk penutupan semua sekolah dan institusi pendidikan, membatalkan acara olahraga, dan melarang para pejabat meninggalkan negara itu.