Muhammad Abdullah Azzam
26 November 2018•Update: 26 November 2018
Mazin Majeed Asaad Baqal
BAGHDAD
Kementerian Kesehatan Irak pada Senin melaporkan korban tewas akibat banjir bandang di bagian utara negara tersebut mencapai 21 orang.
Dalam pernyataan tertulis yang dirilis Kementerian Kesehatan Irak, jumlah korban jiwa akibat banjir bandang yang terjadi sejak hari Jumat bertambah menjadi 21 orang, sementara 180 orang lainnya menderita luka-luka.
Sebelumnya, Perdana Menteri Irak Adil Abdulmehdi mengatakan, pihaknya terus mengikuti perkembangan yang terjadi di daerah bencana. Pemerintah telah mendirikan badan krisis untuk menangani bencana tersebut.
Ketua Parlemen Irak Muhammad Halbusi mendesak kepada PBB dan organisasi internasional lainnya untuk memberikan bantuan kepada para migran domestik akibat bencana banjir tersebut.
Banjir juga menggenangi kota Al-Shirqat di provinsi Saladin, barat laut Baghdad, setelah hujan deras mengguyur daerah itu selama berhari-hari.
Beberapa negara di kawasan tersebut - termasuk Kuwait, Arab Saudi, dan Yordania - telah dihantam oleh hujan lebat dalam beberapa hari terakhir yang telah menyebabkan puluhan orang tewas.