Marıa Elısa Hospıta
31 Januari 2020•Update: 02 Februari 2020
Fuat Kabakci
BEIJING
Hingga Jumat, 31 Januari 2020, jumlah korban tewas di China akibat wabah virus korona telah bertambah menjadi 213 jiwa.
Komisi Kesehatan Nasional mengungkapkan sekitar 9.692 kasus pneumonia yang dikonfirmasi disebabkan oleh coronavirus, yang juga dikenal sebagai 2019-nCoV, dilaporkan di China.
Dalam 24 jam terakhir, 43 orang meninggal dunia dan 15.238 lainnya diduga terinfeksi virus.
Puluhan kasus baru juga dilaporkan di Thailand, Jepang, Singapura, Australia, Malaysia, Amerika Serikat, Prancis, Jerman, Korea Utara, Korea Selatan, Uni Emirat Arab, Kanada, Vietnam, Italia, Nepal, Kamboja, Sri Lanka, Finlandia, dan India.
Virus mematikan itu pertama kali diidentifikasi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, sebelum akhirnya menjadi alarm global.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengadakan pertemuan darurat pada Kamis dan resmi mengumumkan wabah itu sebagai darurat internasional.