Talha Ozturk
11 Februari 2018•Update: 11 Februari 2018
BEOGRAD, Serbia
Pihak keamanan Kosovo menghentikan konser musik propaganda yang akan digelar oleh kelompok teror YPG/PKK di ibu kota Kosovo, Pristina pada Sabtu.
Penghentian itu diambil pihak kejaksaan Kosovo setelah tersebarnya propaganda YPG/PKK berbalut acara “Malam Musik Kurdi” di akun media sosial “Sabota Social Center”.
Sekelompok pemuda Kosovo juga ditahan usai melakukan aksi protes terhadap penghentian konser itu.
Asosiasi “Sabota Social Center” sebelumnya telah melakukan kampanye menentang operasi militer Turki di Afirin, satu wilayah di utara Suriah.
Pada 20 Januari, Turki melancarkan operasi militer “Ranting Zaitun” yang ditujukan untuk menyingkirkan kelompok teroris PYD/PKK dan Daesh dari Afrin.
Staf Umum Turki mengatakan, tujuan operasi tersebut untuk menciptakan keamanan dan stabilitas di sepanjang perbatasan Turki dan kawasan. Serta untuk melindungi rakyat Suriah dari berbagai kekejaman teroris.
Menteri Urusan Publik Kosovo Mahir Yagcilar mengutuk provokasi tersebut dan meminta rakyatnya menghindari hal-hal yang bisa merusak citra Kosovo dan hubungan negeranya dengan Turki.
“Kami tahu ada banyak teror dan provokasi terhadap stabilitas serta integritas Turki. Padahal seharusnya ada aktivitas-aktivitas untuk mendukung Turki,” kata Yagcilar dalam pernyataan tertulisnya.
Wakil Ketua Partai Demokratik Turki Kosovo (KDTP) Fikrim Damka mengatakan kepada Anadolu Agency, bahwa berbagai institusi di negaranya prihatin atas insiden tersebut. Kata Damka, harus diselidiki apakah organisasi itu terdaftar di Kementerian Administrasi Publik atau tidak.
“Jika hal seperti ini terjadi, harus ditutup dan dibubarkan,” kata Damka.