Chandni
09 Mei 2018•Update: 09 Mei 2018
Atila Altuntas
STOCKHOLM
Masjid-masjid di sebuah kota di Swedia diizinkan menggunakan pengeras suara untuk azan, lapor media setempat pada Selasa.
Polisi di distrik Vaxjo, kota Kronoberg, membolehkan metode itu untuk mengajak umat beribadah salat Jumat, menurut kantor berita resmi pemerintah SR.
Uskup setempat, Fredrik Modeus, menyambut baik keputusan itu dan mengatakan Swedia menjamin kebebasan beragama untuk semua penduduknya.
Pada 2013, panggilan salat pertama di Swedia terdengar dari pengeras suara Masjid Fittja Ulu di Stockholm. Tradisi Jumat itu tetap berlangsung hingga kini.
Tahun lalu, sebuah masjid di kota Blekinge diizinkan mengumandangan azan lima kali sehari.
Dalam tradisi Islam, masjid memanggil umat Muslim untuk melakukan ibadah lima kali sehari, namun salat Jumat memiliki makna khusus dan dianggap lebih penting.