Jeyhun Aliyev
22 Desember 2019•Update: 23 Desember 2019
Emel Oz Gozellik
ANKARA
Kuba menunjuk perdana menteri baru Sabtu setelah lebih dari empat dekade sejak jabatan itu dihapuskan ketika Fidel Castro menjadi presiden.
Menteri Pariwisata Manuel Marrero Cruz, 56, ditunjuk untuk jabatan tersebut oleh Majelis Nasional Kekuatan Rakyat, parlemen legislatif Kuba, menurut Press Latina.
Marrero, yang dinominasikan untuk jabatan tersebut oleh Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel, akan menjalani masa jabatan lima tahun, sesuai dengan amandemen konstitusi baru yang disetujui pada bulan April.
Diaz-Canel sebelumnya mengatakan bahwa dirinya mencalonkan Marrero sebagai perdana menteri karena dia bekerja keras dan jujur, serta karena kerja efektifnya yang dilakukan selama 16 tahun sebagai menteri pariwisata.
Setelah amandemen konstitusi yang baru, Diaz-Canel terpilih sebagai presiden negara itu pada bulan Oktober.
Amandemen konstitusi pada tahun 1976 dibuat di bawah Castro dan jabatan presiden diubah menjadi Presiden Dewan Menteri.
Amandemen konstitusi baru membuka jalan bagi negara untuk memilih presiden pertamanya dalam 43 tahun.
* Ditulis oleh Jeyhun Aliyev