Maria Elisa Hospita
29 Juni 2020•Update: 29 Juni 2020
Enes Canli
TRIPOLI, Libya
Sembilan jasad tak dikenal ditemukan di kuburan massal di Kota Tarhuna, Libya, pada Minggu.
Kamal Al-Siwi, ketua Otoritas Umum Libya untuk Penelitian dan Identifikasi Orang Hilang, mengumumkan bahwa jumlah jenazah yang ditemukan bertambah jadi 19 sejak upaya pencarian dimulai pada 5 Juni.
Tarhuna, yang terletak sekitar 90 kilometer (56 mil) dari selatan Tripoli, adalah benteng pertahanan terakhir milisi yang setia pada jenderal Khalifa Haftar di Libya Barat
Awal bulan ini, pasukan yang bersekutu dengan pemerintah yang berbasis di Tripoli berhasil mengambil alih kota tersebut.
Pemerintah Libya kemudian mengumumkan bahwa upaya internasional sedang dilakukan untuk membentuk komite pencari fakta yang akan menyelidiki pelanggaran oleh milisi Haftar, termasuk penanaman ranjau dan penggalian kuburan massal di Tripoli dan Tarhuna.
Tentara Libya baru-baru ini membebaskan Tripoli dan Tarhuna dari milisi Haftar, termasuk pangkalan udara Al-Watiya.
Pemerintah Libya yang diakui secara internasional telah diserang oleh pasukan Haftar sejak April 2019 yang menewaskan lebih dari 1.000 orang.