Astudestra Ajengrastrı
02 Juli 2018•Update: 03 Juli 2018
Qais Abu Samra
RAMALLAH, Palestina
Tentara Israel telah membunuh 25 anak-anak Palestina di wilayah Tepi Barat yang diduduki sejak awal 2018, menurut LSM hak asasi manusia pada Senin.
Melalui pernyataan pers, Pertahanan untuk Anak-Anak Internasional-Palestina, yang mengadvokasi hak-hak anak-anak Palestina di wilayah yang diduduki Israel, menyatakan tentara Israel bertanggung jawab atas tewasnya 25 anak-anak -- 21 di antaranya di Jalur Gaza -- tahun ini saja.
Pernyataan itu lebih jauh menegaskan bahwa pasukan Israel dengan sengaja membunuh anak-anak di bawah umur dengan menggunakan amunisi hidup (live ammunition).
Menurut LSM tersebut, angka kematian ini termasuk 21 anak-anak yang ditargetkan secara langsung, 11 di antaranya ditembak di kepala atau leher.
"Pasukan Israel melanjutkan kekerasan mereka dengan kekuatan mematikan dan peluru kepada anak-anak Palestina yang tidak menimbulkan ancaman langsung kepada mereka," ujar LSM itu melalui pernyataannya.