Evelyn Kpadeh Seagbeh
29 Desember 2017•Update: 30 Desember 2017
Evelyn Kpadeh Seagbeh
MONROVIA, Liberia
Berdasarkan hasil pemilihan umum yang diumumkan pada Kamis malam, mantan atlet sepak bola George Weah terpilih menjadi presiden Liberia yang baru.
Komisi Pemilihan Umum Nasional mengatakan, dari 98,1 persen surat suara, Weah memenangkan 61,5 persen suara.
Sementara itu, saingan Weah, Wakil Presiden Joseph Boakai mengumpulkan 38,5 persen suara.
Weah, mantan Pemain Terbaik Dunia FIFA dan pemenang Ballon D'Or, akan menggantikan Ellen Johnson Sirleaf dalam transisi demokrasi pertama Liberia sejak 1944.
Sirleaf mengungguli Weah dalam pemilihan presiden tahun 2005, menyusul dua perang sipil yang menewaskan 250.000 jiwa selama 1989-2003.
Weah, 51, unggul dalam pemilihan umum (pemilu) putaran pertama pada Oktober dengan 38,4 suara. Tak satu pun dari 20 kandidat presiden yang mampu mengumpulkan 50 persen suara yang dibutuhkan sebagai syarat kemenangan langsung.
Jumlah partisipan pemilu yang digelar pada Selasa terbilang rendah, setelah sempat diundur karena pelaksanaan pengadilan, karena adanya keluhan mengenai kecurangan dalam pemilu putaran pertama.
Sirleaf, presiden wanita pertama Afrika akan mengakhiri masa jabatan periode keduanya pada Januari.
Weah yang bermain untuk sejumlah klub sepak bola, termasuk AC Milan dan Paris St-Germain, akan memimpin Liberia yang mengantongi berbagai permasalahan ekonomi.
Nilai dolar Liberia telah jatuh menjadi 128 dollar Liberia terhadap dolar AS, dan harga kebutuhan dasar, seperti bensin, justru meningkat tajam. Padahal 80 persen penduduk Liberia hidup di bawah garis kemiskinan.
Weah terjun ke dunia politik setelah ia gantung sepatu pada 2002. Saat ini, dia menjabat sebagai senator di parlemen.