Maria Elisa Hospita
30 Desember 2017•Update: 31 Desember 2017
Evelyn Kpadeh Seagbeh
MONROVIA, Liberia
Komisi Pemilihan Umum Nasional pada Jumat mengumumkan mantan atlet sepak bola George Weah sebagai pemenang pemilihan presiden Liberia.
Hasil pemilihan umum yang digelar pada 26 Desember menunjukkan Koalisi Weah untuk Perubahan Demokratik mengumpulkan 61,5 persen suara, mengalahkan Wakil Presiden Joseph Boakai, kandidat dari Partai Persatuan yang mengumpulkan 38,5 persen.
Weah telah dijadwalkan untuk menyampaikan pidato kemenangan di hadapan pendukung dan negara, namun pada akhirnya dibatalkan.
Ribuan pendukung yang berkumpul di markas partai tersebut bersorak-sorai hingga menimbulkan keributan. Selain itu, karena masalah teknis, akhirnya Weah membatalkan pidatonya. Ia kemudian berencana untuk berpidato di kemudian hari.
Saat komisi pemilihan mengumumkan hasil akhir, kemacetan lalu lintas selama berjam-jam terjadi di pusat kota Monrovia, karena para pendukung menggelar arak-arakkan hingga ke markas partai.
Mantan pesepakbola yang kini menjabat sebagai senator tersebut menanggung tugas besar di hadapannya, di mana anak-anak muda menaruh harapan besar untuk pemerintahannya.
Sebelumnya, Presiden Ellen Johnson Sirleaf telah menginstruksikan untuk membentuk Tim Transisi Presiden Gabungan.
Instruksi tersebut memberi wewenang pada tim untuk mengembangkan protokol dan mekanisme yang sesuai untuk kelancaran transisi kekuasaan.
Begitu seluruh sistem dan mandat ditetapkan oleh tim, Weah akan dilantik sebagai presiden menggantikan Sirleaf padda 16 Januari.