Astudestra Ajengrastrı
01 Oktober 2018•Update: 02 Oktober 2018
Mahmoud Barakat
MANAMA
Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmed al-Khalifa berkata pertemuannya dengan sejawatnya dari Suriah, Walid Muallem, tidak direncanakan.
Televisi lokal yang didanai Saudi, Al-Arabiya, berkata pada Minggu menyiarkan video yang menunjukkan al-Khalifa menyalami Muallem dalam KTT Majelis Umum PBB di New York pada pekan lalu.
Al-Khalifa berkata pertemuan ini bukalah yang pertama dan secara kebetulan berbarengan dengan usaha Arab untuk memebangkitkan kembali peran Arab dalam menyelesaikan krisis Suriah.
"Suriah adalah negara Arab dan tidak benar jika negara-negara regional dan internasional bekerja di Suriah dengan absennya Arab," ujar dia kepada Al-Arabiya.
Saat ditanya apakah pertemuannya dengan Muallem untuk mengirimkan pesan kepada komunitas internasional bahwa pemerintah Suriah bisa ditangani, al-Khalifa berkata "pemerintah Suriah adalah penguasa di Suriah dan kami bekerja dengan negara-negara lain meskipun kami bersebarangan dengan mereka."
Pada November 2011, menteri luar negeri Arab membekukan kanggotaan Suriah di Liga Arab karena kekerasan yang dilakukan rezim Suriah kepada pendemo pro-demokrasi, yang menewaskan puluhan ribu dan membuat jutaan lainnya mengungsi.