Nanı Afrıda
06 Januari 2020•Update: 06 Januari 2020
Ahmet Furkan Mercan
ANKARA
Menteri Luar Negeri Turki pada Minggu berbicara dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres dan mitra Qatar-nya melalui telepon, kata sumber-sumber diplomatik pada Minggu malam.
Mevlut Cavusoglu, dalam percakapan telepon terpisah dengan Guterres dan Mohammed bin Abdulrahman al-Thani, membahas pembunuhan komandan penting Iran Qasem Soleimani dalam serangan udara drone AS di Irak.
Pembicaraan Cavusoglu dengan Guterres juga tentang Libya, tambah sumber itu.
Untuk hari ini Menlu Turki akan melakukan percakapan telepon dengan Menlu Inggris Dominic Raab dan Menlu Pakistan Shah Mahmood Qureshi.
Kematian Soleimani meningkatkan ketegangan antara AS dan Iran, setelah sebelumnya pada 2018 Presiden Donald Trump menarik AS secara sepihak dari pakta nuklir 2015 yang dibuat oleh negara-negara dunia karena Iran kembali melanjutkan proyek senjata nuklirnya.
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, yang memberi Soleimani kehormatan tertinggi negara itu tahun lalu, bersumpah akan melakukan "pembalasan hebat" dalam menanggapi pembunuhan jenderal Iran tersebut.
Soleimani adalah komandan lama Pasukan Quds Pengawal Revolusi Iran, yang dianggap sebagai kelompok teror oleh AS.
Kelompok ini diperkirakan memiliki 20.000 anggota.
* Ditulis oleh Dilara Hamit