Nani Afrida
21 Desember 2018•Update: 21 Desember 2018
Omar Farooq
WASHINGTON
Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) James Mattis akan mengundurkan diri dari jabatannya pada akhir Februari tahun depan, kata Presiden Donald Trump Kamis.
"Jenderal Jim Mattis akan pensiun secara terhormat pada akhir Februari, setelah melayani pemerintahan saya sebagai Menteri Pertahanan selama dua tahun terakhir. Selama masa jabatan Jim, telah terjadi kemajuan luar biasa," kata Trump lewat media sosial Twitter.
Pengumuman itu muncul sehari setelah presiden mengumumkan penarikan pasukan AS dari Suriah.
Mattis juga menjabat sebagai komandan ke-11 Komando Sentral AS di bawah Presiden Barack Obama.
"Jenderal Mattis sangat membantu saya mendapatkan sekutu dan negara lain untuk memenuhi bagian kewajiban militer mereka," tambah Trump.
Pada surat pengunduran dirinya, Mattis mencatat bahwa keputusannya berdasarkan fakta bahwa pandangannya tidak “selaras” dengan keputusan presiden.
Mattis mencatat bahwa bagian terpenting dari strategi pertahanan AS adalah mempertahankan aliansi dengan negara lain, sementara Trump justru menyerukan peningkatan isolasionisme selama masa kepresidenannya sebagai bagian dari agenda "Amerika Nomer Satu" -nya.
"Kita harus melakukan segala yang mungkin untuk memajukan tatanan internasional yang paling kondusif bagi keamanan, kemakmuran dan nilai-nilai kita, dan kita diperkuat dalam upaya ini oleh solidaritas aliansi kita," kata Mattis.
"Saya sangat menghargai kesempatan ini untuk melayani bangsa dan para prajurit," tambahnya.
Trump belum menyebutkan pengganti Mattis.