Rhany Chairunissa Rufinaldo
27 Mei 2020•Update: 28 Mei 2020
Abdullah Ahmed
SANAA
Menteri pertahanan dan kepala staf militer Yaman selamat dari serangan rudal balistik pemberontak Houthi di Provinsi Maarib pada Rabu.
Menurut sumber militer yang berbicara kepada Anadolu Agency dengan syarat anonim karena pembatasan berbicara kepada media, serangan itu menargetkan markas militer di mana Menteri Pertahanan Mohammed Ali Al-Maqdashi dan Kepala Staf Sghaier bin Aziz bertemu komandan militer di Maarib.
Serangan itu mengakibatkan pembunuhan Fahd bin Aziz, putra kepala staf militer Yaman dan keponakannya bersama tiga tentara dan dua perwira.
Belum ada pernyataan resmi yang dirilis oleh otoritas Yaman, sementara Houthi belum bersedia mengomentari laporan tersebut.
Yaman telah dirundung konflik sejak 2014, ketika Houthi memberontak dan menguasai sebagian besar wilayah negara, termasuk Ibu Kota Sana'a.
Krisis meningkat pada 2015 ketika koalisi militer yang dipimpin Saudi meluncurkan kampanye udara besar-besaran untuk mengalahkan Houthi.
Sejak itu, puluhan ribu warga Yaman diyakini tewas dalam konflik tersebut.
Menurut PBB, sebanyak 14 juta warga Yaman juga menderita kelaparan.