Rhany Chairunissa Rufinaldo
17 Oktober 2019•Update: 17 Oktober 2019
Hamdi Celikbas
ANKARA
Menteri Pertahanan Turki Hulusi Akar bertemu dengan Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat Robert O'Brien di Ankara pada Rabu.
Menurut Kementerian Pertahanan Turki, Akar dan O'Brien membahas perkembangan terbaru di Suriah utara dan zona aman yang direncanakan akan dibentuk di sana.
"Kedua pejabat juga bertukar pandangan tentang masalah pertahanan dan keamanan," tambah kementerian.
Ankara berencana untuk memukimkan kembali 2 juta warga Suriah di zona aman selebar 30 kilometer yang akan didirikan di Suriah, membentang dari Sungai Eufrat ke perbatasan Irak, termasuk Manbij.
Turki meluncurkan Operasi Mata Air Perdamaian pada 9 Oktober untuk mengamankan perbatasannya untuk mengusir unsur-unsur teroris dan memastikan kembalinya pengungsi Suriah dengan aman serta menjaga integritas wilayah Suriah.
Menurut Turki, kelompok teroris PKK dan cabangnya YPG/PYD merupakan ancaman terbesar bagi masa depan Suriah, yang membahayakan integritas teritorial dan struktur kesatuan negara.
Selama lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi.