Rıskı Ramadhan
04 Juni 2018•Update: 05 Juni 2018
Esat Firat
YERUSALEM
Tentara Israel meluncurkan latihan militer di seluruh pangkalan udara militer di negara itu, Senin.
Militer Israel dalam sebuah pernyataan tertulis menyatakan bahwa latihan akan berlangsung sampai hari Kamis.
"Latihan ini telah direncanakan sebelumnya dan direncanakan untuk melindungi kesiapan kemampuan tentara terhadap segala macam kemungkinan," tulis pernyataan tersebut.
Latihan akan dilaksanakan di selatan Israel termasuk di perbatasan Gaza, tambah pernyataan tersebut tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Tentara Israel telah melakukan banyak latihan militer sejak awal 2018, sebagian di antaranya dilakukan dengan dukungan militer AS.
Tentara Israel menggunakan kekuatan yang tidak proporsional terhadap warga Palestina yang berpartisipasi dalam demonstrasi damai di perbatasan Jalur Gaza sejak 30 Maret.
Israel juga meluncurkan serangan udara ke Gaza, dengan dalih bahwa kelompok perlawanan Palestina di Gaza menembakkan roket ke wilayah Israel.
Warga Palestina mengadakan demonstrasi damai bertajuk “Great March of Return” di perbatasan Jalur Gaza-Israel untuk memperingati Hari Tanah ke-42 sejak 30 Maret.
Namun, tentara Israel menembaki penduduk sipil yang menuntut "untuk kembali ke tanah leluhur mereka dan pencabutan blokade ilegal terhadap Gaza yang telah diterapkan sejak 2006".
Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza pada Minggu menyatakan, pasukan Israel telah menewaskan sedikitnya 123 warga Palestina, termasuk 13 anak-anak, 2 petugas medis dan 2 wartawan serta melukai lebih dari 13 ribu lainnya dalam aksi tersebut.