Rhany Chairunissa Rufinaldo
05 Maret 2019•Update: 05 Maret 2019
Ekip
RIYADH
Moskow akan menjadi tuan rumah pertemuan perwakilan Palestina dan Israel tanpa prasyarat, dengan harapan menghidupkan kembali proses perdamaian Timur Tengah yang macet, kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, Senin.
Lavrov menyampaikan pengumuman itu pada konferensi pers bersama di Riyadh dengan mitra Saudi Adel al-Jubeir.
"Atas dasar kontak kami dengan Israel yang berkelanjutan, kami sepakat dengan kepemimpinan Palestina pada pertemuan yang diselenggarakan oleh Rusia untuk membahas proses perdamaian tanpa prasyarat," kata Lavrov kepada wartawan.
"Kepemimpinan Palestina siap untuk pertemuan itu, tetapi Israel belum berkomitmen untuk tanggal tertentu," katanya.
Anadolu Agency belum dapat memperoleh komentar langsung dari pejabat Palestina atau Israel tentang pernyataan Lavrov.
Lavrov saat ini mengunjungi Arab Saudi sebagai bagian dari tur yang lebih luas di wilayah itu.
Sebelum turnya berakhir pada Kamis, diplomat senior itu juga dijadwalkan untuk mengunjungi Kuwait dan Uni Emirat Arab.
Sejak pemerintah Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel tahun lalu, Ramallah menolak mediasi lebih lanjut oleh Washington, sehingga Moskow menekankan kesiapannya untuk memainkan peran yang lebih besar dalam proses perdamaian Timur Tengah.
Perundingan yang disponsori AS gagal pada 2014 karena Palestina menolak untuk menghentikan pembangunan permukiman di Tepi Barat yang diduduki Israel.