Ahmet Gencturk
11 Januari 2023•Update: 13 Januari 2023
ANKARA
NATO dan Uni Eropa (UE) pada Rabu sepakat untuk membentuk satuan tugas bersama terkait "ketahanan dan perlindungan infrastruktur kritis."
Tujuan inti dari gugus tugas ini adalah untuk membuat “infrastruktur, teknologi, dan rantai pasokan penting lebih tangguh terhadap potensi ancaman dan mengambil tindakan untuk mengurangi potensi kerentanan,” kata Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg pada konferensi pers bersama Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di Brussel.
Mengenai konflik Ukraina, dia mengatakan dukungan NATO dan UE “membuat perkembangan nyata di lapangan,” dia juga menekankan bahwa mereka “harus berbuat lebih banyak lagi pada titik kritis perang ini.”
Von der Leyen mengatakan kerja sama Uni Eropa-NATO “telah semakin dalam dan tumbuh (dan) kami sekarang membawa kemitraan kami ke tingkat berikutnya.”
“Tentu saja, ini terjadi dengan latar belakang kompetisi geopolitik yang semakin meningkat. Kami tahu bahwa musuh kami dan pesaing kami menggunakan semua alat yang mungkin untuk menantang kami dan melemahkan keamanan kami,” sebut dia.
“Itulah mengapa sangat penting bagi kita untuk berdiri bersama dan memperkuat ketahanan kita secara keseluruhan,” imbuh von der Leyen.