Maria Elisa Hospita
06 Maret 2019•Update: 06 Maret 2019
Rafiu Ajakaye
LAGOS, Nigeria
Partai oposisi Nigeria menyerbu markas komisi pemilihan umum pada Selasa, sambil mengecam hasil pemilihan presiden dan parlemen baru-baru ini.
"Kami bersikeras bahwa hasil pemilihan umum tidak mewakili keinginan rakyat," kata Uche Secondus, ketua Partai Demokrat Rakyat (PDP), di kantor komisi pemiihan umum di Abuja.
Secondus memimpin ribuan pendukung partai dalam aksi protes itu, di mana partai secara resmi menyuarakan ketidaksetujuannya atas pemilihan.
Partai itu juga mengkritik pengerahan tentara selama pemilu yang dianggap melanggar hukum dan dirancang untuk memperkuat oposisi.
Seluruh klaim itu telah dibantah oleh All Progressive Congress yang berkuasa.
Kemudian, pada Selasa, PDP mengajukan petisi di pengadilan untuk membuktikan bahwa pemilihan umum itu diwarnai praktik kecurangan.
Presiden Muhammadu Buhari memenangkan pemilihan presiden dengan selisih perolehan tiga juta suara dari Atiku Abubakar, pesaing utamanya dari PDP.