Muhammad Abdullah Azzam
11 April 2018•Update: 11 April 2018
Sayed Khodaberdi Sadat
KABUL
Satu orang tewas dan tujuh orang lainnya terluka dalam serangan mortir oleh pasukan penjaga perbatasan Pakistan ke distrik Dangam dan Sarkanu di provinsi Kunar, Afghanistan, Selasa.
Juru Bicara Kantor Gubernur Kunar, Gan Musamim mengatakan bahwa pasukan penjaga perbatasan Pakistan telah melancarkan 400 serangan mortir ke daerah pemukiman warga sipil yang tinggal di desa Dangam dan desa Sarkanu.
Musamim menyatakan bahwa seorang warga sipil tewas dan 7 warga sipil lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
Serangan-serangan tersebut telah berlangsung selama berbulan-bulan, namun mereka enggan menghentikan serangan meski mendapatkan reaksi dari otoritas Afghanistan.
Pada 28 Februari lalu, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani menawarkan perundingan perdamaian tanpa syarat kepada kelompok Taliban Afghanistan. Dia juga mengajak Pakistan untuk melupakan masa lalu dan membuka lembaran baru hubungan bilateral dengan tujuan menciptakan perdamaian.
Para Juli 2015 di Islamabad, Pakistan menjadi penengah dalam perundingan antara pemerintah Afghanistan dan Taliban.
Sejak itu terjadi sejumlah upaya untuk melanjutkan perundingan perdamaian itu melalui empat negara, yakni Pakistan, Afganistan, AS, dan Tiongkok, namun belum membuahkan hasil.