Dandy Koswaraputra
17 September 2018•Update: 17 September 2018
Ayhan Simsek
BERLIN
Para pemimpin Uni Eropa akan membahas proposal baru pekan depan untuk melindungi perbatasan luar Uni Eropa dan mengontrol migrasi, Kanselir Jerman Angela Merkel mengatakan pada hari Minggu.
Berbicara kepada para wartawan menjelang pertemuan dengan rekannya dari Austria di Berlin, Kanselir Angela Merkel mengatakan mereka akan bertukar pandangan tentang agenda pertemuan puncak para pemimpin Uni Eropa informal pekan depan.
"Kami berbagi prioritas dari kepresidenan Austria, artinya, kami harus fokus untuk melindungi perbatasan luar kami," kata Merkel.
"Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker baru-baru ini membuat beberapa proposal yang jauh jangkauannya tentang topik ini, saya menyambut baik proposal ini," tambahnya.
Merkel juga menyerukan kerja sama yang kuat antara Uni Eropa dan negara-negara Afrika untuk mengontrol migrasi, dan menggarisbawahi bahwa para pemimpin juga akan membahas proposal tentang topik ini selama pertemuan mereka di Salzburg minggu depan.
Pekan lalu, Juncker telah mengusulkan langkah-langkah baru untuk memperkuat kontrol di perbatasan eksternal UE, dan menyarankan pengiriman 10.000 penjaga perbatasan lebih banyak untuk menangani imigrasi ilegal.
Juncker juga mengumumkan rencana untuk mengembangkan lebih lanjut Badan Suaka Eropa untuk membantu negara-negara anggota dalam memproses pencari suaka, dan menjanjikan langkah-langkah untuk mempercepat kembalinya migran gelap.
Kanselir Austria Sebastian Kurz mengatakan kepada wartawan pada hari Minggu, sebelum pertemuannya dengan Merkel, bahwa selain masalah migrasi dan keamanan internal, negosiasi Brexit yang sedang berlangsung dengan Inggris akan menjadi topik utama diskusi lainnya.
Para pemimpin Uni Eropa akan berkumpul di kota Salzburg Austria untuk pertemuan informal dua hari pada 19-20 September.
Austria memegang kepresidenan bergilir Uni Eropa selama enam bulan hingga akhir tahun ini.