Dandy Koswaraputra
17 September 2018•Update: 17 September 2018
Qays Abu Samra dan Zeynep Hilal Karyagdi
RAMALLAH, Palestina
Washington telah mencabut izin tinggal Husam Zomlot, kepala Delegasi Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) di AS.
AS juga membatalkan izin tinggal dari anggota keluarga Zomlot dan menutup rekening banknya, anggota Komite Eksekutif PLO Ahmad Majdalani mengatakan kepada Anadolu Agency.
Kebijakan tersebut diambil setelah pemerintah AS mengumumkan penutupan kantor PLO di Washington, yang juga berfungsi sebagai kedutaan Palestina.
Majdalani mengatakan keputusan Washington tidak sesuai dengan "sopan santun diplomatik."
Wasel Abu Yousef, seorang anggota komite eksekutif PLO, mengatakan bahwa Zomlot telah berada di Ramallah selama empat bulan ketika dia dipanggil kembali oleh pemerintah Palestina.
Yousef juga mengutuk keputusan oleh AS.
Baru-baru ini, AS membatalkan semua pendanaan untuk UNRWA, badan pengungsi Palestina yang kekurangan uang.
Keputusan itu juga muncul ketika pemerintah AS bersiap untuk mengungkap rencana perdamaian kontroversial Timur Tengah, yang detailnya belum diumumkan.
Pejabat Palestina, bagaimanapun, telah menolak peran AS dalam proses perdamaian sejak Presiden AS Donald Trump secara sepihak mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel tahun lalu.