Chandni
13 Februari 2018•Update: 13 Februari 2018
Mumin Altas dan Merve Yildizalp
ANKARA
Wakil Perdana Menteri Turki pada Senin mengkritik rencana militer Amerika Serikat (AS), yang menurut Turki "mungkin membawa hubungan antar-negara ke titik pecah".
Menurut proposal anggaran AS untuk 2019, Pentagon membutuhkan dana USD550 juta untuk melatih dan mempersenjatai kelompok teroris PYD/PKK, yang juga menggunakan nama SDF. Pentagon juga berencana mengajak kelompok itu membentuk "pasukan pengamanan perbatasan" di Suriah.
"AS seharusnya mendukung Turki melawan PKK/PYD/YPG, yang kami anggap sebagai sebuah organisasi teroris," kata Hakan Cavusoglu kepada kantor berita TRT News.
"Kami juga melihat sejumlah elemen yang muncul dari AS. Sudah bertahun-tahun kami mengatakan apa yang mereka lakukan itu salah," lanjutnya.
Selama ini, AS mendukung PYD/PKK di Suriah, yang merupakan cabang dari organisasi teror PKK yang berperang melawan pemerintah Turki selama 30 tahun terakhir.
Dukungan AS untuk kelompok teror itu ditentang keras oleh Ankara, khususnya setelah Washington mengatakan mereka adalah "rekan yang terpercaya" dalam upaya AS memerangi Daesh. AS mengalirkan senjata dan peralatan kepada mereka, walaupun diperingatkan oleh Turki.