Muhammad Abdullah Azzam
22 Mei 2019•Update: 22 Mei 2019
Velid Abdullah, Zeynep Tüfekçi
TRIPOLI
Pasukan Pemerintah Pusat Kesepakatan Nasional Libya (GNA) yang diakui PBB melancarkan serangan udara ke titik-titik di kota Geryan yang dikuasai oleh pasukan pemberontak komandan Khalifa Haftar yang bermarkas di wilayah timur negara tersebut.
Juru Bicara Pasukan GNA Muhammad Kanunu, dalam sebuah pernyataan tertulis, mengatakan bahwa pesawat-pesawat tempur yang berafiliasi dengan GNA melancarkan enam serangan udara ke titik-titik pasukan Haftar di kota Geryan.
Pernyataan itu mengatakan bahwa serangan itu menargetkan amunisi dan peralatan militer pasukan Haftar.
Pasukan Haftar belum mengeluarkan pernyataan apapun terkait serangan itu.
Di sisi lain, bentrokan meletus antara pihak-pihak yang berlawanan dengan menggunakan senjata berat di selatan ibu kota Tripoli. Meski begitu tak ada pihak yang mengalami kemajuan dalam pertempuran di wilayah tersebut.
Haftar menguasai banyak kota di barat dan selatan negara itu seperti Sabrata, Surman dan kota tanpa berperang.
Dengan propaganda dan tawaran keuangan yang menarik serta runtuhnya ekonomi dan keamanan, kelompok-kelompok bersenjata di banyak kota dengan mudahnya masuk ke barisan Haftar.
Sejak awal April, pasukan pemerintah Libya Timur yang dipimpin Komandan Khalifa Haftar meluncurkan operasi militer dengan tujuan untuk merebut Tripoli dari Pemerintah Pusat Kesepakatan Nasional (GNA).
Libya masih dilanda krisis kekerasan sejak 2011, ketika pemberontakan yang didukung NATO menyebabkan penggulingan dan terbunuhnya Presiden Muammar Khaddafi setelah empat dekade berkuasa.
Sejak itu, perpecahan politik Libya menghasilkan dua kursi kekuasaan saingan - satu di Al-Bayda dan satu lagi di Tripoli - bersama dengan sejumlah kelompok milisi bersenjata berat.