Rhany Chairunissa Rufinaldo
22 Mei 2019•Update: 22 Mei 2019
TEHERAN
Presiden Iran Hassan Rouhani pada Selasa menegaskan bahwa Presiden AS Donald Trump telah menarik ancaman yang terhadap Teheran yang dia keluarkan sebelumnya setelah melihat persatuan rakyat Iran.
Dalam pernyataan yang disiarkan di televisi pemerintah, Rouhani mengatakan bahwa Iran tidak akan tunduk pada kekuatan intimidasi.
"Mereka pikir mereka dapat merusak Iran, tetapi dalam hari-hari yang sulit dari sanksi AS, ekonomi negara masih bagus. Setiap hari, proyek ekonomi baru diresmikan," ujar dia.
"Sanksi dan tekanan AS telah membuat kehidupan rakyat Iran lebih sulit, tetapi mereka gagal untuk mematahkan ketabahan kami,” tambah Rouhani.
Beberapa pekan terakhir telah terjadi ketegangan yang terus meningkat antara Teheran dan Washington.
Pekan lalu, The New York Times mengutip sumber-sumber intelijen yang mengatakan bahwa Iran baru-baru ini mengerahkan kapal-kapal militer yang dipersenjatai dengan peluncur rudal, meningkatkan kekhawatiran atas kemungkinan pecahnya konflik.
Teheran menanggapi peningkatan tersebut dengan mengancam akan menutup Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak global yang menghubungkan Teluk Persia ke Teluk Oman dan Laut Arab.